| Nama | Luh Gede Sri Artini |
| Institusi | Universitas Udayana |
| Jabatan | Lektor Kepala |
| Bidang | Manajemen |
| Pendidikan Terakhir | S3 (Doktor) |
Luh Gede Sri Artini adalah dosen tetap di Universitas Udayana yang menekuni bidang manajemen keuangan. Riset-risetnya melingkupi pertanyaan-pertanyaan sentral dalam keuangan perusahaan: bagaimana modal dikelola, bagaimana pasar merespons, dan bagaimana nilai perusahaan terbentuk.
Riwayat Pendidikan
| Jenjang | Institusi | Gelar | Tahun Lulus |
|---|---|---|---|
| S1 | Universitas Udayana | Sarjana Ekonomi | 1996 |
| S2 | Universitas Airlangga | Magister Sains | 2000 |
| S3 | Universitas Airlangga | Doktor | 2006 |
Riset & Kontribusi
Nilai Perusahaan dan Kinerja Keuangan
Ini adalah kluster terbesar dalam rekam jejak riset Artini. Ia meneliti bagaimana profitabilitas dan struktur modal membentuk nilai perusahaan di pasar. Kebijakan dividen dan ukuran perusahaan juga kerap menjadi variabel yang dikaji dalam rangkaian penelitian ini.
Banyak dari studi-studi ini menggunakan data perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Cakupannya luas: mulai dari sektor manufaktur, properti, perbankan, hingga perusahaan asuransi.
Pasar Modal dan Perilaku Investor
Artini juga meneliti dinamika pasar modal dari sisi investor. Sejumlah studi mengangkat return saham dan faktor fundamental yang memengaruhinya seperti ROE, leverage, dan nilai tukar. Ada pula kajian tentang IPO underpricing di tengah kondisi krisis.
Penelitian terbaru berkolaborasi dengan tim untuk menganalisis perilaku investasi Generasi Z. Variabel seperti financial literacy, risk tolerance, dan financial satisfaction diteliti kaitannya dengan keputusan investasi melalui platform fintech.
Tata Kelola dan Keberlanjutan Bisnis
Di kluster ini, Artini terlibat dalam riset tentang Good Corporate Governance dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan. Konsep Triple Bottom Line dan laporan keberlanjutan ikut dikaji sebagai sinyal nilai bagi investor.
Riset bersama tim juga menelusuri bagaimana inovasi green product dan green process memengaruhi kinerja keuangan UMKM berorientasi ekspor di Bali. Sustainable business strategy diposisikan sebagai variabel mediasi dalam model tersebut.
UMKM dan Nilai Budaya Lokal
Yang membedakan jalur riset Artini dari banyak peneliti keuangan lain adalah perhatiannya pada konteks lokal. Ia ikut meneliti industri kecil kerajinan di Kabupaten Gianyar dan bagaimana struktur modal serta modal intelektual mempengaruhi kinerja keuangan pelaku usaha di sana.
Salah satu publikasinya yang terbit tahun 2026 menggunakan filosofi Catur Paramitha sebagai variabel moderasi dalam kajian keputusan keuangan dan keberlanjutan bisnis. Pendekatan ini menempatkan kearifan lokal Bali bukan sekadar sebagai latar narasi, melainkan sebagai konstruk yang diuji secara statistik.
Publikasi Terpilih
Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia (2012)
DOAJ (Directory of Open Access Journals)
Studi ini menguji pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan manufaktur di BEI dengan kebijakan dividen sebagai variabel moderasi.
Influence of Financial Architecture, Intangible Assets on Financial Performance and Corporate Value in the Indonesian Capital Market (2020)
International Journal of Productivity and Performance Management
Studi kolaboratif ini menganalisis bagaimana arsitektur keuangan perusahaan dan aset tidak berwujud secara bersama-sama membentuk kinerja keuangan dan nilai perusahaan di pasar modal Indonesia.
Pengaruh Profitabilitas, Struktur Modal, Ukuran Perusahaan dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan (2019)
E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana
Penelitian ini menganalisis empat variabel utama yang membentuk nilai perusahaan di Bursa Efek Indonesia pada periode 2014–2016.
The Influence of Financial Decisions and Financial Performance on Business Sustainability: The Culture of Catur Paramitha as a Moderator (2026)
International Journal of Social Sustainability in Economic, Social and Cultural Context
Riset kolaboratif ini memasukkan filosofi Catur Paramitha dari tradisi Bali sebagai variabel moderasi dalam kajian keputusan keuangan dan keberlanjutan bisnis.
Local Cultural Values, Managerial Overconfidence, and SME Performance: The Mediating Role of Debt Financing (2026)
Mercados y Negocios
Penelitian ini menelusuri bagaimana nilai budaya lokal dan overconfidence manajerial memengaruhi kinerja UMKM melalui keputusan pendanaan utang di Lombok Tengah.
Catatan Redaksi
Di antara peneliti manajemen keuangan yang umumnya bekerja dalam kerangka variabel finansial konvensional, Artini memilih memasukkan Catur Paramitha sebagai variabel moderasi yang diuji secara kuantitatif dalam jurnal internasional. Filosofi dari tradisi Bali itu bukan sekadar ornamen budaya dalam narasi. Konstruk tersebut diposisikan setara dengan variabel keuangan lainnya dalam model statistik, dan itu pendekatan yang jarang ditemukan bahkan di antara peneliti keuangan dari kampus-kampus di luar Bali sekalipun.
Penutup
Rentang topik yang ditekuni Luh Gede Sri Artini mencerminkan keluasan pertanyaan yang bisa diajukan dalam satu disiplin ilmu. Dari laporan keuangan perusahaan publik di BEI hingga keputusan pendanaan pelaku usaha kecil yang dipengaruhi nilai budaya, karya-karyanya bisa menjadi titik berangkat bagi mahasiswa manajemen yang ingin memahami bagaimana teori keuangan bekerja dalam konteks pasar Indonesia.
Referensi
- PDDIKTI Kemdiktisaintek
- SINTA Kemdiktisaintek (ID: 5987883)
- OpenAlex